Menu Content/Inhalt
Home

Login Form






Lost Password?
No account yet? Register

Syndicate

Processor
Written by other   
Friday, 02 January 2009

Kenalan dengan Otak Komputer

SALAH satu keunggulan sebuah komputer ada pada otaknya, yang punya "nama asli" mikroprosesor. Otak itulah yang selama ini jadi salah satu pertimbangan kita dalam membeli komputer. Tetapi, masak, sih, gunanya hanya itu?

SELAMA ini kita lebih mengenal merek si mikroprosesor, seperti Intel (tipe Pentium, Celeron, Xeon, dan sebagainya), AMD (Athlon, Duron, dan sebagainya), atau Motorolla (biasanya dipergunakan untuk Macintosh). Karena mikroprosesor adalah otak yang mengatur sebagian besar aktivitas kerja komputer, maka bagus tidaknya si mikroprosesor memengaruhi bagus tidaknya kerja komputer. Pemahaman terhadap otak komputer ini tidak hanya berguna ketika memilih komputer, tetapi juga bisa dimanfaatkan untuk membuat hal lain yang lebih seru.

Mikroprosesor berbentuk komponen IC (integrated circuit). Sebagaimana layaknya IC, mikroprosesor berbentuk persegi panjang dengan sejumlah kaki komponen di dua sisi panjangnya, atau bujur sangkar dengan sejumlah kaki komponen di keempat sisinya. Pada bagian atas badannya juga tercetak jenis atau nama IC, produsen, dan beberapa keterangan lain. Jenis dan spesifikasi mikroprosesor sangat menentukan unjuk kerja atau performa dari komputer. Namun, unjuk kerja dari komputer juga tergantung pada bagian-bagian tertentu dalam komputer yang tentu saja saling terkait dan saling mendukung dengan mikroprosesor. Mereka membentuk teamwork yang kuat untuk menjadi komputer yang mampu melakukan tugas-tugas berat.

Dalam istilah keteknikan, mikroprosesor dan bagian-bagian tertentu itu membentuk sistem yang disebut sistem mikroprosesor. Sistem ini mencakup perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software). Suatu sistem mikroprosesor ternyata tidak hanya berupa komputer PC desktop, notebook, atau laptop saja, tetapi juga berupa single board microprocessor system dan single chip microprocessor system yang lebih kompak, kecil, dan spesifik.

Menariknya, ternyata komputer (yang lebih banyak dikenal dalam bentuk PC) tidak hanya dapat digunakan untuk mengetik dokumen atau surat, membuat gambar, mengerjakan tugas-tugas sekolah, memainkan game saat kita suntuk, atau berinternet ria dengan memanfaatkan fasilitas browsing, e-mail, dan chatting yang sekarang telah menjadi salah satu syarat remaja gaul. Dengan sedikit saja tertarik, kita dapat memanfaatkan PC untuk mengerjakan hal-hal menantang dan menarik, seperti mengontrol lampu display (seperti di papan iklan atau billboard), mengontrol lampu lalu lintas (traffic light), ataupun mengontrol sistem alarm di rumah. Modal yang diperlukan hanyalah satu bahasa pemrograman tingkat tinggi (BASIC, Pascal, atau C) dan sedikit pengetahuan tentang port serial atau paralel. Port serial pada PC ditandai dengan COM1, COM2, atau COM lain (jika jumlah portnya lebih dari satu). Konektornya terletak di panel belakang komputer, dan biasa kita hubungkan dengan modem eksternal atau mouse (jika tidak terdapat fasilitas PS2 untuk mouse).

Port paralel pada PC ditandai dengan LPT1, LPT2. Konektornya juga terletak di panel belakang komputer, dan biasa kita hubungkan dengan printer. Jadi, kita bisa memanfaatkan PC untuk hal yang lebih menarik di sekitar rumah, seperti mengontrol lampu rumah, televisi, dan peralatan elektronik di rumah kita dari tempat yang jauh (misalnya saja saat kita harus bepergian atau berlibur di lain tempat), atau menggunakannya untuk komunikasi antarkomputer (chatting, file transfer, multimedia) lewat frekuensi radio. Bahkan, proyek-proyek lebih canggih yang kita inginkan.

Jika kita berminat mendalami lebih jauh, rangkaian-rangkaian kontrol untuk keperluan macam-macam itu juga dapat kita buat dalam bentuk sistem mikroprosesor yang lebih kompak dan ringkas, seperti single board microprocessor system (sistem mikroprosesor papan tunggal) atau single chip microprocessor system (sistem mikroprosesor chip/IC tunggal).

Sistem mikroprosesor papan tunggal adalah sistem mikroprosesor yang dipasang hanya pada satu printed circuit board (PCB) saja. PCB adalah papan rangkaian (terbuat dari sejenis bahan isolator) yang di permukaannya terdapat alur-alur konduktor (biasanya dari tembaga) yang menghubungkan kaki suatu komponen elektronika dengan komponen lainnya. Pada sistem ini, sebuah mikroprosesor dipasang pada PCB dan ditambah dengan komponen sistem mikroprosesor lainnya. Biasanya juga dilengkapi dengan keyboard dan display sederhana. Mikroprosesor yang dipasang di antaranya adalah mikroprosesor lama, seperti Z80 buatan Zilog, 8085 atau 8088 buatan Intel, atau produk lain yang saat ini sudah tidak digunakan lagi dalam PC.

Sistem mikroprosesor chip/IC tunggal adalah sistem mikroprosesor yang mikroprosesor dan komponen-komponen sistem lainnya sudah terpasang pada satu chip/IC tunggal. Nama lain untuk sistem mikroprosesor ini adalah mikrokontroler. Contoh mikrokontroler adalah 8031 produksi Intel dan 89C51 produksi Atmel. Dengan komponen ini, rangkaian kontrol terlihat sangat praktis sehingga dapat mengurangi ukuran fisik sistem dan mengurangi kerumitan rangkaian. Bentuknya sama seperti bentuk mikroprosesor atau komponen IC pada umumnya.

Tentu saja dibanding penggunaan PC yang hanya memerlukan modal satu bahasa pemrograman tingkat tinggi dan sedikit pengetahuan tentang port serial/paralel, penggunaan sistem single board dan single chip memerlukan pengetahuan yang lebih banyak tentang hardware dan software sistem mikroprosesor. Akan tetapi, berapa banyak pun pengetahuan yang harus diketahui, mempelajari mikroprosesor tetaplah menjadi hal yang menarik dan menantang karena kita mempunyai banyak pilihan untuk mencobanya. Dengan pengetahuan yang sedikit, tetapi dengan kreativitas yang tinggi, sudah banyak hal menyenangkan yang dapat kita lakukan dengan PC. Apalagi jika faktor kesulitan kita tambah dengan mempelajari single board system  atau single chip system.

Dengan mempelajari kedua sistem dan senantiasa mencoba mengaplikasikan pada permasalahan kontrol di sekitar kita, seperti kontrol lampu traffic light, kontrol lampu display, kontrol sistem alarm, remote control, dan lain sebagainya, maka pengetahuan tentang sistem mikroprosesor dapat menjadi lahan penghasil duit.

Diagram blok sistem mikroprosesor

Diagram blok sistem mikroprosesor ditunjukkan dalam gambar 1. Sistem mikroprosesor tersusun dari empat komponen, yaitu mikroprosesor itu sendiri, Random Access Memory (RAM), Read Only Memory (ROM), dan Port Input/Output (PIO). Dalam bekerja, keempat komponen tersebut saling berkomunikasi/mentransfer data. Media transfer datanya berupa sekelompok jalur-jalur penghubung yang disebut bus. Tiga jenis bus yang terdapat dalam sistem mikroprosesor adalah bus alamat (address bus), bus data (data bus), dan bus kontrol (control bus).

Sebagaimana telah disebutkan sebelumnya, mikroprosesor berfungsi sebagai otak sistem. Ia mengatur kerja sistem berdasarkan urutan program yang telah ditetapkan. Ia mengatur aktivitas keluar atau masuk data dari/ke antarbagian dalam sistem. Ia juga mengatur aktivitas keluar atau masuk data dari/ke perangkat di luar sistem.

RAM adalah media pengingat sementara. Serupa dengan fungsi papan tulis, RAM dapat menjadi tempat menulis hasil kerja, hasilnya dapat dibaca oleh komponen lain, kemudian isinya dihapus jika tidak diperlukan lagi. Pada saat catu daya listrik dimatikan, isi RAM akan lenyap dan RAM kembali kosong. Karena itu, RAM disebut sebagai memory volatile (memori yang isinya dapat menguap). RAM diperlukan oleh sistem karena selama proses kerja, banyak proses tulis/baca data yang tidak bersifat permanen. Jika proses tulis/baca ini dilakukan pada media semacam disket, harddisk, atau CD (jenis Read/Write yang dapat dibaca dan ditulis), maka aksesnya membutuhkan waktu yang lebih lama. Oleh karena itu, kapasitas RAM yang lebih besar mengakibatkan bertambahnya kecepatan proses kerja sistem mikroprosesor. Hal ini dapat diamati pada komputer PC yang kita gunakan. Tambahkan kapasitas RAM PC kita dua atau empat kali lipat, pasti akan diperoleh proses kerja yang lebih cepat.

Sesuai dengan namanya, data pada Read Only Memory (ROM) hanya dapat dibaca. Data ditulis sekali dan setelah itu hanya dibaca saja. Kita tidak dapat dengan mudah menulis data ke ROM semudah menulis ke RAM. Data yang ditulis pada ROM lebih bersifat permanen dibandingkan data pada RAM. Karena itu, ROM disebut juga memory non-volatile. Karena sifatnya itu, oleh produsen mainboard, ROM pada komputer PC diisi program awal berupa identifikasi sistem dan pengaktifan program sistem operasi (terdapat dalam disket/harddisk). Tanpa adanya program awal ini, ketika komputer PC dinyalakan, mikroprosesor tidak dapat melakukan apa-apa. Berbeda dengan ROM pada PC yang hanya diisi program mula, ROM pada sistem single chip atau single board diisi dengan seluruh program yang akan dijalankan. Proses pengisian kita lakukan dengan alat yang bernama ROM writer.

 Port I/O berfungsi sebagai pelabuhan keluar masuknya data ke perangkat di luar sistem mikroprosesor. Contoh perangkat di luar sistem mikroprosesor adalah keyboard, mouse, monitor, display, printer, modem, dan lainnya. Susunan data yang dikirim ke atau diterima dari luar dapat berupa susunan paralel (yang menggunakan banyak jalur data) atau susunan serial (yang hanya menggunakan satu atau dua jalur data). Perbedaan susunan paralel dan serial ditunjukkan dalam gambar 2.

Jenis dan fungsi bus

Bus pada sistem mikroprosesor dibagi menjadi tiga jenis, yaitu bus data, bus alamat, dan bus kontrol. Tiap-tiap bus tersusun atas beberapa jalur yang menghubungkan satu komponen dengan komponen lain dalam sistem. Tiap komponen pasti mempunyai kaki atau terminal yang dihubungkan dengan ketiga jenis bus. Fungsi dati tiap-tiap bus adalah sebagai berikut.

1. Bus data berfungsi sebagai jalan data dari satu komponen ke komponen lain. Bus data dapat terdiri dari 8, 16, dan 32 jalur paralel atau lebih. Karena data yang dikirim berupa data digital yang satu word-nya (kata-nya) minimal mempunyai lebar 8 bit (BInary digiT), maka paling tidak terdapat delapan jalur paralel untuk melewatkan satu word tiap pengiriman. Jumlah jalur bus data ditentukan oleh mikroprosesor sehingga memori dan port harus mempunyai jumlah jalur bus yang dapat disesuaikan. Arah aliran data dari satu komponen ke komponen lain dalam sistem biasanya bolak-balik (bidirectional), kecuali yang berhubungan dengan ROM. Arah alirannya dari ROM ke komponen lain karena ROM hanya dapat dibaca saja.

2. Bus alamat digunakan oleh mikroprosesor untuk memilih lokasi memori atau port yang akan ditulis atau dibaca. Proses pemilihan lokasi ini dilakukan terlebih dahulu sebelum data ditulis atau dibaca dari memori atau port. Semua memori dan port dibagi menjadi kapling-kapling yang ditandai dengan alamat-alamat tersendiri. Tiap alamat hanya dimiliki oleh satu kapling sehingga jika pemilihan alamatnya benar, data akan dikirim ke/diambil dari alamat memori atau port yang sesuai. Aliran data alamat yang dikirim hanya satu arah (unidirectional), yaitu dari mikroprosesor ke memori atau port.

3. Bus kontrol digunakan mikroprosesor antara lain untuk mengatur memori atau port agar siap ditulis atau dibaca. Bus kontrol juga digunakan memori atau port untuk memberi tahu kesiapan mereka menerima/mengirim data ke mikroprosesor. Karena kedua fungsi ini, maka bus kontrol terdiri dari beberapa jalur unidirectional dengan arah keluar mikroprosesor dan beberapa jalur unidirectional dengan arah masuk ke mikroprosesor.

Akhirnya, semoga sedikit ulasan di atas dapat membuka wawasan tentang sistem mikroprosesor sehingga dapat menggerakkan keinginan untuk ikut menekuni hal yang cukup menjanjikan ini. Semakin banyak kreativitas yang tergali, akan membantu mengurangi kesenjangan teknologi yang selama ini kita alami.

Sumber : www.google.co.id

 

 

 

 
Mengenal Hardisk
Written by admin   
Wednesday, 31 December 2008
Mengenal Hardisk
Hardisk merupakan piranti penyimpanan sekunder dimana data disimpan sebagai pulsa magnetik pada piringan metal yang berputar yang terintegrasi. Data disimpan dalam lingkaran konsentris yang disebut track. Tiap track dibagi dalam beberapa segment yang dikenal sebagai sector. Untuk melakukan operasi baca tulis data dari dan ke piringan, harddisk menggunakan head untuk melakukannya, yang berada disetiap piringan. Head inilah yang selanjut bergerak mencari sector-sector tertentu untuk dilakukan operasi terhadapnya. Waktu yang diperlukan untuk mencari sector disebut seek time. Setelah menemukan sector yang diinginkan, maka head akan berputar untuk mencari track. Waktu yang diperlukan untuk mencari track ini dinamakan latency.

hd6.jpg

 
Harddisk merupakan media penyimpan yang didesain untuk dapat digunakan menyimpan data dalam kapasitas yang besar. Hal ini dilatar belakangi adanya program aplikasi yang tidak memungkinkan berada dalam 1 disket dan juga membutuhkan media penyimpan berkas yang besar misalnya database suatu instansi.  Tidak hanya itu, harddisk diharapkan juga diimbangi dari kecepatan aksesnya. Kecepatan harddisk bila dibandingkan dengan disket biasa, sangat jauh. Hal ini dikarenakan harddisk mempunyai mekanisme yang berbeda dan teknologi bahan yang tentu saja lebih baik dari pada disket biasa.  Bila tanpa harddisk, dapat dibayangkan betapa banyak yang harus disediakan untuk menyimpan data kepegawaian suatu instansi atau menyimpan program aplikasi. Hal ini tentu saja tidak efisien. Ditambah lagi waktu pembacaannya yang sangat lambat bila menggunakan media penyimpanan disket konvensional tersebut.  

Sejarah Perkembangan Harddisk

 Harddisk pada awal perkembangannya didominasi oleh perusahaan raksasa yang menjadi standard komputer yaitu IBM. Ditahun-tahun berikutnya muncul perusahaan-perusahaan lain antara lain Seagate, Quantum, Conner sampai dengan Hewlet Packard’s di tahun 1992.  Pada awalnya teknologi yang digunakan untuk baca/tulis, antara head baca/tulisnya dan piringan metal penyimpannya saling menyentuh. Tetapi pada saat ini hal ini dihindari, dikarenakan kecepatan putar harddisk saat ini yang tinggi, sentuhan pada piringan metal penyimpan justru akan merusak fisik dari piringan tersebut. 

Trend Perkembangan HardDisk

 Trend perkembangan harddisk dapat kita amati dari beberapa karakteristik berikut :  

a. Kerapatan Data/Teknologi Bahan

 Merupakan ukuran teknologi bahan yang digunakan seberapa besar bit data yang mampu disimpan dalam satu satuan persegi. Dalam hal kerapatan data dari awal sampai sekarang terjadi evolusi yang sangat kontras. Pada awal perkembangannya kerapannya sekitar 0.004 Gbits/in2 tetapi pada tahun 1999 labortorium IBM sudah ada sekitar 35.3 Gbits/in2. Tetapi menurut www.bizspaceinfotech.com akan diperkenalkan apa yang dinamakan TerraBit density. Harddisk pada awal perkembangannya, bahan yang digunakan sebagai media penyimpan adalah iron oxide. Tetapi sekarang banyak digunakan media thin film. Media ini merupakan media yang lebih banyak menyimpan data dari pada iron oxide pada luasan yang sama dan juga sifatnya yang lebih awet.  

b. Struktur head baca/tulis

 Head baca/tulis merupakan perantara antara media fisik dengan data elektronik. Lewat head ini data ditulis ke medium fisik atau dibaca dari medium fisik. Head akan mengubah data bit menjadi pulsa magnetik dan menuliskannya ke medium fisik. Pada proses pembacaan data prosesnya merupakan kebalikannya.

Proses baca tulis data merupakan hal yang sangat penting, oleh karena itu mekanismenya juga perlu diperhatikan. Dalam pendahuluan sebelumnya terdapat perbedaan letak fisik head dalam operasinya. Dulu head bersentuhan fisik dengan metal penyimpan. Kini antara head dan metal penyimpan sudah diberi jarak. Bila head bersentuhan dengan metal penyimpan, hal ini akan menyebabkan kerusakan permanen fisik, head yang aus, tentu saja panas akibat gesekan. Apalagi teknologi sekarang kecepatan putar harddisk sudah sangat cepat. Selain itu teknologi head harddiskpun juga mengalami evolusi.  Evolusi head baca/tulis harddisk : Ferrite head, Metal-In-Gap (MIG) head, Thin Film (TF) Head, (Anisotropic) Magnetoresistive (MR/AMR) Heads, Giant Magnetoresistive (GMR) Heads dan sekarang yang digunakan adalah Colossal Magnetoresistive (CMR) Heads. Ferrite head, merupakan teknologi head yang paling kuno, terbuat dari inti besi yang berbentuk huruf U dan dibungkus oleh lilitan elektromagnetis. Teknologi ini diimplementasikan pada pertengahan tahun 1980 pada harddisk Seagate ST-251. Kebanyakan terdapat pada harddisk yang ukurannya kurang dari 50MB. Metal-In-Gap (MIG), merupakan penyempurnaan dari head Ferrite. Biasanya digunakan pada harddisk yang ukurannya 50MB sampai dengan 100MB. Thin Film (TF) heads, berbeda jauh dengan jenis head sebelumnya. Head ini dibuat dengan proses photolothografi seperti yang digunakan pada pembuatan prosessor.  (Anisotropic) Magnetoresistive (MR/AMR) Heads, head ini digunakan untuk membaca saja. Untuk penulisannya digunakan head jenis Thin Film. Diimplementasikan pada harddisk ukuran 1GB sampai dengan 30GB. Giant Magnetoresistive (GMR) Heads, merupakan penemuan dari peneliti Eropa Peter Gruenberg and Albert Fert. Digunakan pada harddisk ukuran besar seperti 75GB dan kerapatan tinggi sekitar 10 Gbits/in2 sampai dengan 15 Gbits/in2.

Karena teknologi Giant Magnetoresistive (GMR) mulai ditarik dari pasaran, sebagai penggantinya adalah Colossal Magnetoresistive (CMR).

 Kecepatan Putar Disk

Kecepatan putar pada jaman awal sekitar 3600RPM. Dengan semakin berkembangnya teknologi, kecepatan putar ditingkatkan menjadi 4500RPM dan 5400RPM. Karena kebutuhan media penyimpan yang mempunyai kemampuan tinggi dibuatlah dengan kecepatan 7200RPM yang digunakan pada harddisk SCSI.

Berikut tabel kecepatan harddisk yang diaplikasikan pada berbagai jenis interface yang berberda :

 

hd3.jpg 

 

3. Kapasitas

 Kapasitas harddisk pada saat ini sudah mencapai orde ratusan GB. Hal ini dikarenakan teknologi bahan yang semakin baik, kerapatan data yang semakin tinggi. Teknologi dari Western Digital saat ini telah mampu membuat harddisk 200GB dengan kecepatan 7200RPM. Sedangkan Maxtor dengan Maxtor MaxLine II-nya yaitu harddisk berukuran 300GB dengan kecepatan 5400RPM. Beriringan dengan transisi ke ukuran harddisk yang lebih kecil dan kapasitas yang semakin besar terjadi penurunan dramatik dalam harga per megabyte penyimpanan, membuat hardisk kapasitas besar tercapai harganya oleh para pemakai komputer

Teknologi Harddisk masadepan

 Harddisk dimasa mendatang salah satunya dititik beratkan pada kecepatan akses dan kapasitasnya. Hal ini dapat dilakukan dengan mereduksi komponen mekanis dari fisik harddisknya. Komponen mekanis yang tidak mampu bekerja pada frekuensi tinggi digeser dengan komponen yang bersifat elektris yang mampu bekerja dalam orde MHz bahkan GHz.

 

Dapat dilihat saat ini sudah dirilis berbagai macam media penyimpan elektronis dalam bentuk kecil. Misalnya USB Drive dan MultiMedia Card. Bila nantinya teknologi ini diterapkan dan dapat harganya terjangkau, kemampuan komputer dari sisi kecepatan akses baca/tulis media penyimpan akan meningkat pesat. Otomatis kemampuan PC Server untuk melayani request dari client akan meningkat.

 

 

Berikut Ini Beberapa Rangkuman Referensi Singkat Mengenai Hard Disk ;

INTERFACE HARD DISK IDE (Integrated Drive Electronics) ;

standar lama yang masih ada. Murah, dan terintegrasi dengan MB merupakan alasan teknologi ini teta p ada.Jumlah IDE ada 4 buah tiap MBKoneksi dengan kabel pipih 80 pininterface yang bottleneck dan menghambat panas 

SCSI (Small Computer Standard Interface)

Kecapatan 160 mb/detik Jenis SCSI (SCASI I, Wide SCSI, Ultra wide)Menggunakan card tersendiriMB teknologi baru sudah menyertakan card SCSInya .

 

SCSI biasanya digunakan untuk system server, yang menuntut kinerja tinggi Sistem SCSI dikenal dengan teknologi RAID,sistem penyusunan, penulisan, keamanan dengan beberapa HD.

RAID (Redudancy Array of Independent Disk), merupakan sekumpulan diskdrive yang dianggap oleh OS sebagai drive tunggal.Recovery dan security menjadi prioritas.

 

 

Pemasangan Harddisk

Kabel IDE terdapat strip warna merah Power supply ditancapkan bersebelahan atau sejajar dengan warna merah pada kabel IDEJika salah komputer tidak akan bootingLakukan deteksi HD lewat BIOS 

Proses Baca Hardisk 

Saat sebuah sistem operasi mengirimkan data kepada hard drive untuk direkam, drive tersebut memproses data tersebut menggunakan sebuah formula matematikal yang kompleks yang menambahkan sebuah bit ekstra pada data tersebut.Bit tersebut tidak memakan tempat: Di kemudian hari, saat data diambil, bit ekstra tersebut memungkinkan drive untuk mendeteksi dan mengkoreksi kesalahan acak yang disebabkan oleh variasi dari medan magnet di dalam drive tersebut. Kemudian, drive tersebut menggerakkan head melalui track yang sesuai dari platter tersebut. Waktu untuk menggerakkan head tersebut dinamakan “seek time”. Saat berada di atas track yang benar, drive menunggu sampai platter berputar hingga sector yang diinginkan berada di bawah head. Jumlah waktu tersebut dinamakan “drive latency”. Semakin pendek waktu `seek` dan `latency`, semakin cepat drive tersebut menyelesaikan pekerjaannya. Saat komponen elektronik drive menentukan bahwa sebuah head berada di atas sector yang tepat untuk menulis data, drive mengirimkan pulsa elektrik pada head tersebut. Pulsa tersebut menghasilkan sebuah medan magnetik yang mengubah permukaan magnetik pada platter. Variasi yang terekam tersebut sekarang mewakili sebuah data. Membaca data memerlukan beberapa proses perekaman. Drive memposisikan bagian pembaca dari head di atas track yang sesuai, dan kemudian menunggu sector yang tepat untuk berputar di atasnya. Saat spektrum magnetik tertentu yang mewakili data Anda pada sector dan track yang tepat berada tepat di atas head pembaca, komponen elektronik drive mendeteksi perubahan kecil pada medan magnetik dan mengubahnya menjadi bit. Saat drive tersebut selesai mengecek error pada bit dan membetulkannya jika perlu, ia kemudian mengirimkan data tersebut pada sistem operasi.

Sectors dan Tracks 

Tracks adalah bagian dari sepanjanjang keliling lingkaran dari luar sampai ke dalam.Sedangkan sector adalah bagian dari tracks.Sectors memiliki jumlah bytes yang sudah diatur. 

Ada ribuan sector dalam HD

1 sectors normalnya menyimpan 512 byte informasi 

hd7.jpg 

Bahan Pembuat Hardisk 

Saat ini hd dibuat dengan teknologi material media magnetik disebut thin film.Lebih rapat, masa pakainya, kecil, ringan dari bahan oxide


hd10.jpg

Mekanisme Kerja Hard Disk

Proses baca tulis dilakukan oleh lengan hd dengan media Fisik magnetikHead hardisk melakukan konversi bits ke pulse magnetik dan menyimpannya ke dalam platters, dan mengembalikan data jika proses pembacaan dilakukan Hard disk memiliki “Hard platter” yang berfungsi untuk menyimpan medan magnet.Pada dasarnya cara kerja hard disk adalah dengan menggunakan teknik perekaman medan magnet. Cara kerja teknik magnet tersebut memanfaatkan Iron oxide (FeO) atau karat dari besi, Ferric oxide (Fe2O3) atau oxida lain dari besi. 2 oxida tersebut adalah zat yang bersifat ferromagnetic , yaitu jika didekatkan ke medan magnet maka akan ditarik secara permanen oleh zat tersebut.

 

 Sumber : http://dedenthea.wordpress.com/2007/08/14/mengenal-teknologi-hard-disk/

 
Last Updated ( Wednesday, 31 December 2008 )
 
Cegah Virus Tanpa Anti Virus
Written by Andie   
Wednesday, 10 September 2008

Sekilas tentang VIRUS….
Virus kebanyakan selalu menyamarkan diri dengan membuat ikonnya seperti file-file umum yang sering kita lihat dan gunakan supaya kita terkecoh. Sebagai contoh, VIRUS, paling sering menggunakan ikon file folder (kuning) dan file MSWord karena memang selama ini sangat efektif untuk mengecoh calon korban.
Akan tetapi bukan berarti hanya terpatok pada dua ikon file tersebut, bisa juga dalam bentuk yang lainnya seperti file gambar.jpg, file text.txt, game flash.exe, file installer.exe/.msi dan lain-lain, pokoknya pinter-pinternya bagaimana cara virus itu dapat mengecoh kita dengan berbagai macam godaannya, jadi berhati-hati sajalah.

I. Langkah Pertamanya adalah:
"Gantilah bentuk icon-icon yang sering di tiru oleh virus tersebut atau icon file lain yang kemungkinan dapat dimanfaatkan virus untuk mengecoh kita."Maksudnya adalah agar kita bisa tau lebih dini apabila ada virus yang baru saja masuk dikomputer kita yang biasanya datang dari flashdisk atau peralatan disk removable yang lainnya. Karena akan sangat kelihatan berbeda di tampilan explorer komputer kita nantinya. Sehingga dapat mencegah kita untuk tidak mengaktifkan virus tersebut dan kita bisa langsung menghapusnya sebelum menyebar atau menjangkiti komputer kita.
- Cara mengganti bentuk icon-nya adalah:Masuklah "Explorer-Tools-Folder Options..." atau dapat melalui "Control Panel-Folder Options..." Lalu masuklah ke tab "File Types" trus di kolom bawahnya itu kamu dapat melihat semua jenis exstensi file dan icon-iconnya. Untuk mengganti icon pilih salah satu ekstensi file yang mau diganti, misalnya ekstensi *.doc dan *.rtf, keduanya adalah file word dokumen yang sering ditiru virus, maka saran saya sebaiknya diganti saja keduanya satu persatu.Click tombol "Advanced", lalu click "Change Icon..." pilih atau cari file icon melalui tombol "Browse..." yang berekstensi *.ico, *.icl, *.exe, dan *.dll yang mengandung icon sesuai selera anda, setelah itu click "OK" lalu "Close". Ulangi langkah2 diatas untuk file: *.rtf, Folder dan File Folder karena file inilah yang paling sering dijiplak virus.Khusus untuk Icon Folder kadang kurang efektif apabila digantinya lewat cara diatas, jadi saran saya instal-lah suatu Software yang dapat merubah tampilan bentuk icon folder seperti: iColor Folder, Pack Vista Inspirat, StyleXP, TuneUp Utilities, dan masih banyak lagi software sejenis yang lainnya, Untuk cara lebih sulit bisa melalui via registri atau merubah langsung resource iconnya di explorer.exe dan di shell32.dll menggunakan software resource compiler seperti "ResHacker", XNResource, dll.
II. Langkah Kedua:
1. Faktanya adalah…. • Sekitar 85% virus di Indonesia, dan 65% virus dari Luar Negeri menggunakan bahasa pemrograman "Visual Basic". Sedangkan Program atauvirus yang dibuat menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic untuk dapat berjalan diSistem Operasi Windows akan selalu membutuhkan suatu file modul yang bernama"msvbvm60.dll" yang letaknya di direktori "C:\WINDOWS\system32\".
Jadi apabila file tersebut tidak ada, maka dari ke 85% virus dari Indonesia, dan 65% virus dari Luar Negeri tersebut tidak akan bisa berjalan, akan tetapi resikonya adalah apabilaada aplikasi yang bukan virus yang juga dibuat dengan bahasa pemrograman Visual Basicjuga akan lumpuh di komputer tersebut, dan akan menampilkan pesan error.
Pesan erorr muncul dikarenakan adanya sebuah aplikasi Visual Basic yang gagal dieksekusi dikarenakan file modul msvbvm60.dll yang dibutuhkannya tidak ada atau tidak ditemukan.Jadi maksud saya adalah sebaiknya file msvbvm60.dll direname saja, dan apabila ada applikasi bukan virus yang akan anda jalankan error dan menampilkan pesan error seperti diatas, maka rename kembali file msvbvm60.dll dan setelah selesai rename lagi dengan nama lain. Jangan berfikir hal ini merepotkan, sebab saat ini jarang sekali ada aplikasi resmi yang masih menggunakan bahasa pemrograman visual basic.- Cara me-rename file msvbvm60.dll dengan cepat:Terlebih dahulu buatlah file vbren.bat dan vbfix.bat :- Buka notepad.exe dan ketikkan :

ren C:\windows\system32\msvbvm60.dll11111msvbvm60.dll

lalu save dengan nama: "vbren.bat" dan disimpan di direktori "C:\windows\",,
jika sudah di simpan, buatlah satu lagi tapi isinya :

ren C:\windows\system32\11111msvbvm60.dll msvbvm60.dll

lalu save dengan nama: "vbfix.bat" dan disimpan juga di direktori "C:\window\" Setelah file vbren.bat dan vbfix.bat selesai dibuat, maka apabila anda ingin merename file msvbvm60.dll anda tinggal membuka "Start menu – RUN" atau lebih cepatnya pencettombol "Win+R" dan ketikkan vbren lalu Enter, maka file msvbvm60.dll tersebut namanya akan berubah menjadi 11111msvbvm60.dll Dan apabila anda ingin mengembalikan namanya seperti semula, buka kembali RUN atau pencet tombol "Win+R" dan ketikkan vbfix lalu Enter, maka file msvbvm60.dll tersebut namanya akan kembali menjadi msvbvm60.dll


III. Langkah Ketiga:
Pada masa kejayaan virus yang dirajai oleh virus brontok dkk, dan beberapa virus lain sejenisnya, virus tersebut hanya dapat menjangkiti komputer apabila diaktifkan dengan cara manual saja (via click2x, click kanan-open, atau enter) akan tetapi saat ini virus-virus tertentu yang menyebar lewat removable disk seperti USB Flash disk, memory card, dan lain-lain dapat mengaktifkan dirinya secara otomatis untuk menjangkiti komputer kita.Hal tersebut disebabkan karena virus-virus tersebut menggunakan fasilitas "autorun" pada Sistem Operasi Windows, yaitu dengan menambahkan file autorun.inf dan folder.htt di dalam peralatan removable agar apabila peralatan removable tersebut saat dikoneksikan dengan komputer, virus yang ada didalamnya bisa langsung menyerang secara otomatis tanpa harus menunggu untuk diaktifkan oleh user, seperti halnya virus-virus terdahulu. Jadi untuk menghindari virus-virus semacam itu kita harus mematikan fungsi autorun pada system operasi windows.- Cara mematikan fungsi autorun pada windows:
- Buka RUN lalu ketikkan "gpedit.msc" untuk membuka "Group Policy".
- Buka pada bagian "Computer Configuration - Administrative Templates – System".
- Lalu pada bagian kanan windows di tab "setting" cari tulisan "Turn off Autoplay" dan click2x / enter.
- Beri tanda cek pada pilihan "Enable", lalu dibawahnya pada bagian "Turn off Autoplay on" click "All Drive" pada pilihannya.- Setelah tadi kita menyeting pada bagian "Computer Configuration" selanjutnya pada bagian "User Configuration" ("User Configuration - Administrative Templates – System" ) juga harus diseting dengan cara yang sama seperti langkah-langkah diatas.
- Dengan begitu apabila ada virus yang memanfaatkan fungsi autorun pada windows untuk masuk kekomputer dapat tercegah dan kita bisa menghapusnya sebelum menyerang.sebaiknya kalau bisa kita jangan terlalu bergantung pada anti virus ataupun aplikasi2 instan yang lain yang sebenarnya masih bisa dilakukan secara manual, kecuali memang sangat diperlukan.

Jadilah pintar dengan bekerja keras agar kita tidak selalu menjadi korban dari orang yang lebih pintar dari kita.

Nb lagi: suatu saat seiring berkembangnya teknologi dan metode-metode penyebaran virus yang akan datang akan membuat tutorial ini "basi" ( tidak berguna ). Sebab para pembuat virus juga pasti akan terus belajar untuk menemukan metode-metode penyebarannya yang baru.

 
<< Start < Prev 1 2 Next > End >>

Results 1 - 4 of 7

Newsflash

Who's Online